Wednesday, March 27, 2013

termokimia

Bank Soal UN Energitika Kalor Reaksi

Kimia Study Center - Kumpulan contoh soal ujian nasional kimia tahun 2002 - 2011 tentang menentukan kalor pada reaksi kimia.

Kalor Reaksi
(1) Soal Ebtanas Kimia Tahun 2001
Diketahui reaksi :
S (s) + O2 (g) → SO2 (g)                ∆H1 = –299 kJ mol-1
SO2 (g) + 1/2 O2 (g) → SO3 (g)       ∆H2 = X kJ mol-1
S (s) + 3/2 O2 (g) → SO3 (g)           ∆H3 = –396 kJ mol-1
Besarnya X adalah...
A. –49,9 kJ mol-1
B. –97 kJ mol-1
C. –194 kJ mol-1
D. +49,9 kJ mol-1
E. +97 kJ mol-1

(2) Soal Ebtanas Kimia Tahun 2001
Diketahui energi ikatan dari
O – H     =  464 kJ
O = O     =  500 kJ
H – H     =  436 kJ
Kalor yang diperlukan untuk menguraikan 9 gram air (Mr = 18) adalah...
A. 8 kJ
B. 121 kJ
C. 222 kJ
D. 242 kJ
E. 472 kJ


(4) Soal Ebtanas Kimia Tahun 2002
Berdasarkan diagram :



Perubahan entalpi untuk A2B → CD2 adalah...
A. ΔH1 + ΔH2 + ΔH3
B. − ΔH1 + ΔH2 + ΔH3
C. − ΔH1 − ΔH2 − ΔH3
D. ΔH1 − ΔH2 − ΔH3
E. − ΔH1 + ΔH2 − ΔH3

(5) Soal Ebtanas Kimia Tahun 2002
Diagram tahap reaksi pembentukan gas SO3 sebagai berikut:



Berdasarkan diagram tersebut harga ΔH2 adalah....
A. 790,4 kJ
B. 593,8 kJ
C. 196,6 kJ
D. − 196,6 kJ
E. − 593,8 kJ

(8) Soal Unas Kimia Tahun 2008
Diketahui energi ikatan rata-rata :
C≡C: 839 kJ/mol
C−C: 343 kJ/mol
H-H: 436 kJ/mol
C-H: 410 kJ/mol
Perubahan entalpi yang terjadi pada reaksi :
CH3 −C≡CH+2 H2 →CH3 −CH2 −CH3 sebesar ...
A. +272 kJ/mol
B. – 272 kJ/mol
C. – 1.711 kj/mol
D. – 1.983 kJ/mol
E. – 3.694 kJ/mol

Bank Soal UN Fenomena Korosi

Kimia Study Center - Kumpulan contoh soal ujian nasional kimia tahun 2002 - 2011 tentang fenomena korosi.

Korosi
(1) Soal Ujian Nasional Kimia Tahun 2004
Di daerah industri, udara dapat mengandung gas-gas SO2, CO2, O2, N2, CO dan H2O. Pasangan gas-gas yang dapat menyebabkan terjadinya korosi adalah...
A. O2 dan N2
B. CO dan N2
C. CO2 dan CO
D. SO2 dan H2O
E. CO dan H2O
(2) Soal Ujian Nasional Kimia Tahun 2008
Berikut ini percobaan logam besi (Fe) yang dihubungkan dengan logam lain. Masing-masing logam yang telah dihubungkan diletakkan di tempat yang sedikit lembab dan bersuasana asam, seperti gambar :



Besi yang akan mengalami korosi paling cepat yaitu percobaan nomor...
A. I
B. II
C. III
D. IV
E. V

(3) Soal Ujian Nasional Kimia Tahun 2009
Beberapa metode pencegahan korosi besi:
1. mengecat;
2. melumuri oli;
3. dibalut dengan plastik;
4. perlindungan katoda; dan
5. galvanisasi.

Metode yang paling tepat digunakan untuk melindungi pipa besi yang ada di dalam tanah adalah...
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5

(4) Soal Ujian Nasional Kimia Tahun 2010
Perhatikan gambar percobaan korosi berikut:



Paku yang mengalami korosi paling cepat terjadi pada nomor...
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5

kimia inti

Bank Soal UN Radioaktivitas

Kimia Study Center - Kumpulan contoh soal ujian nasional kimia tahun 2002 - 2011 tentang radioaktivitas.

Radioaktivitas
(1) Soal Ebtanas Tahun 2001
Isotop La-140 mula-mula 10 gram dan waktu paruhnya 40 hari. Setelah 120 hari La-140 yang tersisa adalah...
A. 1.25 gram
B. 2,50 gram
C. 3,75 gram
D. 5,00 gram
E. 6,25 gram

(2) Soal Ebtanas Tahun 2001
Uranium meluruh dengan persamaan :
23992U → 20782U + α + β Partikel α dan β yang dipancarkan berturut-turut sebanyak...
A. 6 dan 2
B. 6 dan 4
C. 7 dan 4
D. 8 dan 4
E. 8 dan 6
(3) Soal Ebtanas Tahun 2001
Radioisotop yang digunakan untuk sterilisasi alat-alat kedokteran adalah....
A. Cs-137
B. I-131
C. Co-60
D. Ca-47
E. Na-24

(4) Soal Ebtanas Tahun 2003
Pada reaksi inti :
23892U + 42He → 23994Pu + 3X maka X adalah...
A. proton
B. gamma
C. elektron
D. positron
E. neutron

(5) Soal Unas Tahun 2004
Perhatikan isotop-isotop berikut :
1. 2411Na
2. 2914Si
3. 3215P
4. 6026Fe
5. 6027Co

Isotop yang digunakan untuk mendeteksi efisiensi penggunaan pupuk dan terapi kanker adalah...
A. 1 dan 2
B. 2 dan 4
C. 1 dan 3
D. 3 dan 4
E. 3 dan 5

uji elektrolit

Sifat larutan - Daya hantar listrik
(1) Soal Ebtanas Tahun 2001
Data percobaan daya hantar listrik sebagai berikut:
Zat Lampu Pengamatan lain
1 Nyala terang Banyak gelembung
2 Nyala redup Banyak gelembung
3 Tidak menyala Sedikit gelembung
4 Tidak menyala Tidak ada gelembung

Pasangan yang digolongkan zat elektrolit kuat dan non elektrolit berturut-turut adalah...
A. 1 dan 4
B. 1 dan 3
C. 1 dan 2
D. 2 dan 4
E. 2 dan 3

(3) Soal Ebtanas Tahun 2003
Berikut hasil percobaan:
No. Larutan Lampu Perubahan
1 CaCl2 0,10 M nyala terang banyak gas
2 CH3COOH 0,10 M redup sedikit gas
3 C2H5OH 0,10 M padam tidak ada gas
4 NaOH 0,10 M nyala terang banyak gas
5 NH4OH 0,10 M padam sedikit gas

Dari data yang termasuk elektrolit kuat adalah...
A. CaCl2 dan NaOH
B. CH3COOH dan CaCl2
C. CH3COOH dan C2H5OH
D. CH3COOH dan NH4OH
E. C2H5OH dan NH4OH

(4) Soal Ujian Nasional Tahun 2008
Perhatikan pengujian sifat elektrolit larutan-larutan berikut :



Pasangan larutan yang bersifat elektrolit kuat dan non elektrolit berturut-turut adalah....
A. 1 dan 2
B. 1 dan 5
C. 3 dan 4
D. 3 dan 5
E. 4 dan 5


(6) Soal UN Kimia Tahun 2011
Perhatikan gambar pengujian daya hantar larutan berikut ini !



Larutan yang bersifat elektrolit kuat dan elektrolit lemah berturut-turut adalah....
A. 1 dan 2
B. 1 dan 3
C. 1 dan 5
D. 2 dan 3
E. 4 dan 5

uan pH

Bank Soal UN Konsep pH Larutan

Kimia Study Center - Kumpulan contoh soal ujian nasional kimia tahun 2001 - 2011 tentang pH larutan.

Konsep pH Larutan
(1) Soal Ebtanas Tahun 2001
Asam lemah HA, pHnya = 3. Ka : HA = 1 × 10-5 Konsentrasi HA adalah....
A. 0,1 M
B. 0,01 M
C. 0,001 M
D. 0,0001 M
E. 0,00001 M

(3) Soal Ebtanas Tahun 2003
Besarnya konsentrasi H+ dari CH 3COOH 0,1 M adalah....(Ka CH3COOH = 10-5 )
A. 10-1 M
B. 10-2 M
C. 10-3 M
D. 2 × 10-4 M
E. 3 × 10-5 M


(5) Soal Ujian Nasional Tahun 2008
pH larutan yang mengandung 6 gram CH3COOH (Mr = 60) dan 0,1 mol CH3COONa (Ka =1,0×10-5) adalah...
A. 1
B. 5
C. 7
D. 9
E. 12

(8) Soal Ujian Nasional Tahun 2011
Perhatikan data pengujian pH beberapa sampel air limbah berikut!
Jenis Air Limbah pH
P
Q
R
S
T
8
5,5
7,6
9,4
4,7

Air limbah yang tercemar asam adalah...
A. P dan Q
B. Q dan T
C. R dan S
D. S dan T
E. T dan R

Read more: http://kimiastudycenter.com/bank-soal-un/19-bank-soal-un-konsep-ph-larutan#ixzz2OtfwX7rm

bahas uan

Soal Pembahasan UN Kimia 2012 No. 1-5

Berikut ini disajikan soal dan pembahasan UN Kimia untuk tahun 2012 paket A59 nomor 1 - 5.
Soal No. 1
Perhatikan tabel sistem periodik berikut!



Konfigurasi elektron unsur Q yang paling sesuai adalah....
A. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6
B. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p4
C. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p5
D. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2
E. 1s2 2s2 2p6 3s2 3p4 4s2 3d2

Pembahasan
Dari data pada gambar terlihat unsur Q berada pada periode 3 dan golongan VIA.



Jumlah kulit pada periode 3 adalah 3.
Elektron valensi pada golongan VI A adalah 6

Konfigurasi elektron yang cocok adalah sebagai berikut:
1s2 2s2 2p6 3s2 3p4
(3 kulit, 6 elektron valensi)

Informasi berikut ini digunakan untuk mengerjakan soal nomor 2 dan 3.

Dua buah unsur mempunyai diagram orbital sebagai berikut:

dan

Soal No. 2
Nomor atom dari unsur X adalah....
A. 17
B. 18
C. 21
D. 26
E. 30

Pembahasan
Urutan tingkat energi orbital pada atom berelektron banyak adalah sebagai berikut:



Pengisian atau penataan elektron dalam atom mengikuti urutan di atas, dengan maksimum jumlah elektron pada masing-masing subkulit:
Subkulit s (1 orbital) → maksimum 2 elektron
Subkulit p (3 orbital) → maksimum 6 elektron
Subkulit d (5 orbital) → maksimum 10 elektron
Subkulit f (7 orbital) → maksimum 14 elektron

1s2 2s2 2p6 3s2 3p6 4s2 dan seterusnya.

Ar memiliki nomor atom 18 sehingga konfigurasi elektron untuk atom X adalah:
1s2 2s2 2p6 3s2 3p6   4s2 3d1
|___________________|
     18 elektron

Sehingga nomor atom X adalah 18 + 2 + 1 = 21

Soal No. 3
Unsur Y dalam sisitem periodik terletak pada golongan dan periode berturut-turut....
A. IIIA, 3
B. IIIB, 4
C. VA, 3
D. VIIA, 3
E. VIIB, 4

Pembahasan
Ne memiliki nomor atom 10, sehingga konfigurasi elektron untuk Y adalah
1s2 2s2 2p6 3s2 3p5
|___________________|
            ↓
3 kulit, 7 3lektron valensi

Periode : 3
Golongan : VIIA

Soal No. 4
Senyawa yang tersusun dari dua buah unsur 6X dan 17Y apabila berikatan akan memiliki bentuk molekul dan kepolaran berturut-turut adalah....
A. tetrahedral dan polar
B. bentuk V dan nonpolar
C. tetrahedral dan nonpolar
D. bentuk V dan nonpolar
E. trigonal bipiramida dan polar

Pembahasan
Konfigurasi elektron masing-masing unsur adalah:
6X = 1s2 2s2 2p2 → 2 elektron valensi
17Y = 1s2 2s2 2p6 3s2 3p5 → 7 elektron valensi

Ikatan yang terjadi adalah XY4 seperti gambar berikut:



Bentuk molekul yang terjadi adalah tetrahedral nonpolar (bentuk molekulnya simetris, untuk molekul polar, bentuk molekulnya tidak simetris)

Soal No. 5
Berikut ini data sifat fisik dari dua zat yang tak dikenal.
Senyawa Titik leleh  (°C) Daya Hantar Listrik Larutan
Y 32 Tidak Menghantarkan
Z 804 Menghantarkan

Berdasarkan data tersebut, jenis ikatan yang terdapat dalam senyawa Y dan Z berturut-turut adalah....
A. ion dan kovalen polar
B. ion dan ion
C. kovalen nonpolar dan ion
D. ion dan kovalen nonpolar
E. kovalen polar dan kovalen nonpolar

Pembahasan
Ciri-ciri ikatan kovalen polar, ikatan kovalen nonpolar dan ikatan ion:
Ikatan Ciri-ciri
Kovalen polar -titik leleh rendah
-bentuk larutannya dapat menghantarkan listrik
-bentuk lelehannya tidak dapat menghantar listrik
Kovalen nonpolar -titik leleh rendah
-bentuk larutannya tidak dapat menghantarkan listrik
-bentuk lelehannya tidak dapat menghantarkan listrik
Ion -titik lelehnya tinggi
-bentuk larutannya dapat menghantarkan listrik
-bentuk lelehannya dapat menghantarkan listrik

Dari data Y berikatan kovalen nonpolar
-titik lelehnya rendah
-titik menghantar listrik

Dari data X berikatan ion
-titik lelehnya tinggi
-menghantarkan listrik

Read more: http://kimiastudycenter.com/un-kimia-sma/20-soal-pembahasan-un-kimia-2012-no-1-5#ixzz2OtffEMzj

uan atom

Bank Soal UN Struktur Atom

Kimia Study Center - Kumpulan contoh soal ujian nasional kimia tahun 2002 - 2011  tentang struktur Atom.
Struktur Atom
(1) Soal Ebtanas Tahun 2001
Pasangan unsur - unsur berikut ini yang memiliki elektron valensi sama yaitu...
A. 3Li dan 13Al
B. 11Na dan 19K
C. 12Mg dan 30Zn
D. 5B dan 21Sc
E. 7N dan 17Cl

(2) Soal Ebtanas Tahun 2002
Unsur klor dengan lambang 3517Cl mengandung....
A. 17 n, 18 p
B. 17 n, 35 p
C. 18 n, 17 p
D. 18 n, 35 p
E. 35 n, 17 p
(3) Soal Ebtanas Tahun 2003
Jika diketahui nuklida 2311Na, maka jumlah elektron, proton dan neutron adalah....
A. 23 proton, 12 elektron, 11 neutron
B. 11 proton, 12 elektron, 23 neutron
C. 11 proton, 11 elektron, 12 neutron
D. 11 proton, 12 elektron, 11 neutron
E. 12 proton, 11 elektron, 11 neutron

(4) Soal Ebtanas Tahun 2003
Konfigurasi elektron yang benar untuk 24Cr adalah...
A. 1s2 2s2 3p2 3s2 3p6 4s2 3d4
B. 1s2 2s2 3p2 3s6 3p6 3d4 4s2
C. 1s2 2s2 3p2 3s2 3p6 4s2 4p4
D. 1s2 2s2 3p2 3s2 3p6 4s1 3d5
E. 1s2 2s2 3p2 3s2 3p6 3d2 4f6

(5) Soal Ebtanas Tahun 2003
Bilangan kuantum elektron terakhir dari unsur X dengan nomor atom 11 adalah....
A. n = 4, l = 0, m = -1, s = - 1/2
B. n = 4, l = 1, m = 0, s = + 1/2
C. n = 3, l = 0, m = 0, s = + 1/2
D. n = 3, l = 1, m = 0, s = - 1/2
E. n = 2, l = 0, m = 0, s = + 1/2

(6) Soal UN Kimia Tahun 2004
Konfigurasi elektron dari unsur dengan nomor atom 24 adalah...
A. (Ar) 3d4 4s2
B. (Ar) 3d5 4s1
C. (Ar) 3d3 4s2 4p1
D. (Ar) 3d3 4s1 4p2
E. (Ar) 3d4 4p2

(7) Soal UN Kimia Tahun 2008
Dua buah unsur memiliki notasi 2713X dan 35,517Y
Diagram orbital yang paling tepat untuk elektron terakhir dari unsur X adalah....
(Nomor atom Ar = 18, Kr = 36, Ne = 10)


(8) Soal UN Kimia Tahun 2009
Tiga buah unsur dengan notasi sebagai berikut :
2311P, 2412Q, 35,517R

Konfigurasi elektron unsur P adalah .... (Nomor atom Ne = 10, Ar = 18)
A. [Ne] 3s1
B. [Ne] 4s1
C. [Ar] 3s1
D. [Ar] 4s1
E. [Ar] 4s2 3d3

(9) Soal UN Kimia Tahun 2010
Diagram orbital 2 buah unsur sebagai berikut:



Nomor atom unsur X adalah....
A. 6
B. 16
C. 17
D. 24
E. 25

(10) Soal UN Kimia Tahun 2011
Konfigurasi elektron X2− dari suatu ion unsur 3216X adalah....
A. 1s22s22p63s23p2
B. 1s22s22p63s23p4
C. 1s22s22p63s23p6
D. 1s22s22p63s23p63d2
E. 1s22s22p63s23p23d2

Read more: http://kimiastudycenter.com/bank-soal-un/3-bank-soal-un-struktur-atom#ixzz2OteRoauM

uan ikatan

Bank Soal UN Ikatan Kimia

Kimia Study Center - Kumpulan contoh soal ujian nasional kimia tahun 2002 - 2011 tentang ikatan kimia.

Ikatan Kimia
(1) Soal Ebtanas Tahun 2001
Senyawa dengan rumus molekul N2O, NO, NO2 berturut-turut mempunyai nama....
A. Nitrogen (IV) oksida, Nitrogen (II) oksida, Nitrogen (I) oksida
B. Nitrogen (II) oksida, Nitrogen (I) oksida, Nitrogen (IV) oksida
C. Nitrogen (II) oksida, Nitrogen (IV) oksida, Nitrogen (I) oksida
D. Nitrogen (I) oksida, Nitrogen (II) oksida, Nitrogen (IV) oksida
E. Nitrogen (I) oksida, Nitrogen (IV) oksida, Nitrogen (II) oksida

(2) Soal Ebtanas Tahun 2001
Rumus struktur Lewis asam nitrat adalah seperti disamping ini.



Ikatan kovalen koordinasi ditunjukkan oleh anak panah nomor....
A. 1
B. 2
C. 3
D. 4
E. 5
(3) Soal Ebtanas Tahun 2001
Diberikan pasangan kelompok senyawa berikut :
1. H2O dengan HCl
2. NH3 dengan HBr
3. NH3 dengan H2S
4. HF dengan H2O
5. NH3 dengan HF
Kelompok senyawa yang mempunyai ikatan hidrogen adalah...
A. 1 dan 2
B. 2 dan 3
C. 3 dan 4
D. 4 dan 5
E. 5 dan 1

(4) Soal Ebtanas Tahun 2002
Nomor atom unsur A, B, C, D dan E berturut-turut 6, 8, 9, 16, 19. Pasangan unsur yang dapat membentuk ikatan ion adalah pasangan antara unsur....
A. A dan C
B. C dan E
C. B dan B
D. D dan C
E. E dan B

(5) Soal Ebtanas Tahun 2003
Pasangan senyawa berikut yang mempunyai ikatan hidrogen adalah...
A. HCl dengan NaOH
B. H2O dengan H2S
C. KOH dengan H3PO4
D. HF dengan NH3
E. CH3COOH dengan H2SO4

(6) Soal Ebtanas Tahun 2003
Diantara senyawa berikut ini yang merupakan senyawa berikatan kovalen adalah....
A. NaCl, KI, Mg(OH)2
B. ZnSO4, HgO, CH3COOH
C. Cl2, CaO, O3
D. H2O, HCl, LiOH
E. H3PO4, CH3OH, CO2

(7) Soal Ebtanas Tahun 2004
Empat unsur A, B, C, D masing-masing mempunyai nomor atom 16, 17, 18, 19. Pasangan yang dapat membentuk ikatan ion adalah...
A. A dan B
B. A dan C
C. B dan D
D. B dan C
E. C dan D

(8) Soal UN Kimia Tahun 2008
Dua buah unsur memiliki notasi 2713X dan 35,517Y
Bila kedua unsur tersebut berikatan, maka rumus senyawa yang dihasilkan adalah....
A. XY2
B. XY3
C. X2Y
D. X3Y
E. X2Y3

(9) Soal UN Kimia Tahun 2008
Perhatikan data hasil percobaan berikut ini :
No. Sifat Fisik Zat A Zat B
1 Wujud zat Padat Padat
2 Kelarutan dalam air Larut Tidak larut
3 Daya hantar listrik larutan Konduktor Isolator
4 Titik leleh dan titik didih Tinggi Rendah

Berdasarkan data tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa jenis ikatan yang terdapat pada zat A dan zat B berturut-turut adalah ...
A. ionik dan kovalen non polar
B. kovalen polar dan ionik
C. kovalen non polar dan ionik
D. kovalen koordinasi dan logam
E. hidrogen dan kovalen

(10) Soal UN Kimia Tahun 2009
Unsur R dan unsur 19K dapat membentuk senyawa dengan rumus dan jenis ikatan berturut-turut...
A. R2K, ion
B. K2R, ion
C. KR2, kovalen
D. RK2, kovalen
E. KR, ion

(11) Soal UN Kimia Tahun 2009
Perhatikan data beberapa senyawa berikut :

Simbol Senyawa Titik leleh  (°C) Daya Hantar Listrik Larutannya
Y 870 Menghantarkan
X −25 Tidak Menghantarkan

Berdasarkan data maka jenis ikatan yang terdapat pada senyawa Y dan Z adalah...
A. ionik dan kovalen polar
B. ionik dan kovalen non polar
C. kovalen polar dan ionik
D. kovalen non polar dan ionik
E. kovalen non polar dan kovalen polar

(12) Soal UN Kimia Tahun 2010
Tabel berikut menunjukkan sifat-sifat senyawa Q dan R.



Dari data tersebut, ikatan yang terdapat dalam senyawa Q dan R berturut-turut adalah....
A. kovalen polar dan ion
B. kovalen non polar dan ion
C. kovalen non polar dan kovalen polar
D. kovalen koordinasi dan ion
E. kovalen non polar dan hidrogen

(13) Soal UN Kimia Tahun 2011
Senyawa M mempunyai sifat sebagai berikut:
1. mudah larut dalam air;
2. dapat menghantar listrik dalam fase cair; dan
3. titik didihnya dan titik lelehnya tinggi.
Jenis ikatan dalam senyawa M tersebut adalah....
A. kovalen polar
B. kovalen non polar
C. hidrogen
D. logam
E. ion

Read more: http://kimiastudycenter.com/bank-soal-un/4-bank-soal-un-ikatan-kimia#ixzz2OteCJEm4

Ksp 4


KELARUTAN  DAN HASILKALI KELARUTAN
Kelas : XI-IPA   Sem : 1

Oleh
http://file-education.blogspot.com

Standar Kompetensi

Memahami  sifat-sifat larutan asam-basa, metode pengukuran, dan terapannya.

Kompetensi Dasar
1.          Memprediksi terbentuknya endapan dari suatu reaksi berdasarkan prinsip  kelarutan dan hasil kali kelarutan.

Indikator
1.          Menjelaskan pengertian larutan tak jenuh, jenuh dan lewat jenuh
2.          Menjelaskan kesetimbangan dalam larutan jenuh atau larutan garam yang sukar larut
3.          Menghubungkan tetapan hasil kali kelarutan dengan tingkat kelarutan
4.          Menuliskan persamaan Ksp berbagai zat elektrolit yang sukarlarut dalam air
5.          Menghitung kelarutan suatu elektrolit yang sukar larut berdasarkan data harga Ksp atau sebaliknya
6.          Menentukan pH larutan dari harga Ksp-nya
7.          Menjelaskan pengaruh penambahan ion senama dalam larutan
8.          Memperkirakan terbentuknya endapan berdasarkan harga Ksp
9.          Menyimpulkan kelarutan suatu garam

URAIAN MATERI



1.    Kelarutan
Ø  Kelarutan adalah kemampuan suatu zat untuk melarut dalam sejumlah pelarut. atau dapat dikatakan kelarutan menyatakan banyaknya zat terlarut dalam tiap satu liter larutan  pada suhu tertentu.
Ø Faktor-faktor yang mempengaruhi kelarutan
·      Suhu
Kenaikan suhu akan memutuskan ikatan pada kisi kristal sehingga zat sukar larut menjadi larut sebagai akibat dari pergeseran kesetimbangan
·      Tekanan
·      Adanya ion sejenis
Adanya ion sejenis akan memperkecil kelarutan karena konsentrasi ion menjadi lebih besar sehingga kesetimbangan bergeser ke arah kiri atau pereaksi (zat padat)

2.    Hasil Kali Kelarutan
Misal garam sukar larut : AgCl.
Dalam larutan terjadi kesetimbangan menurut reaksi :
AgCl(s)                Ag+ (aq)     +   Cl-(aq)
Dalam keadaaan kesetimbangan maka berlaku :

Ksp : tetapan hasil kali kelarutan
Misal kelarutan AgCl = s mol/litert
Maka
AgCl(s)                  Ag+ (aq)     +   Cl-(aq)
Kelarutan            s                           s                    s
Ksp AgCl  = [Ag+] [Cl-]
Ksp AgCl  = s   s
Ksp AgCl  = s2
Kelarutan (s) =
Untuk garam Ag2S  jika kelarutannya : s 
kesetimbangan kelarutan :
Ag2S(s)                 2 Ag+ (aq)     +   S2-(aq)
Kelarutan            s                           2 s                 s
Ksp Ag2S  = [Ag+]2 [Cl-]
Ksp Ag2S   = (2s)2   s
Ksp Ag2S  = 4 s2  s
Ksp Ag2S  = 4 s3 
s3 =  
Untuk garam sukar larut. Ca3(PO4)2
Misal kelarutannya = s mol/liter
Reaksi ionisasi :  Ca3(PO4)2(s)               3 Ca2+(aq)  + 2 PO43-(aq)
Kelarutan                      s                           3 s                   2 s

Ksp Ca3(PO4)2  = [Ca2+]3 [PO43-]2
Ksp Ca3(PO4)2    = (3 s)3   (2 s)2
Ksp Ca3(PO4)2  =  27 s3  4 s2
Ksp Ca3(PO4)2  = 108 s5 
s5   =

Contoh 1
Diketahui   Ksp Ag2CrO4 = 3,2 x 10-11
Hitunglah kelarutan Ag2CrO4 dalam air.
Penyelesaian
Misalnya kelarutan Ag2CrO4 = s mol/liter
Reaksi ionisasi :  Ag2CrO4 (s)               2 Ag+(aq)    +   CrO42-(aq)
Kelarutan                    s mol/lt                 2 s mol/lt          s mol/lt
Ksp Ag2CrO4  = [Ag+]2 [CrO42-]
                                  = (2 s ) 2 s   = 4 s3
                                  = 4 s3 

 

mol/liter

Contoh 2
Diketahui kelarutan Mg(OH)2 ( Mr = 58) dalam air pada suhu 25C = 58 mgram per liter. Berapa Ksp Mg(OH)2?
 Penyelesaian
Kelarutan Mg(OH)2 = 58 mgram = 0,058 gram
Mol Mg(OH)2 =
Kelarutan dalam mol/liter  (s) = 0,001 mol/lt. = 10-3 mol/lt
Reaksi :         Mg(OH)2(s)               Mg2+(aq)  + 2 OH-(aq)
Kelarutan              s                              s                    2 s
Ksp Mg(OH)2     = [Mg2+] [OH-]2 
                                  =  s (2 s) 2
                                  = 4 s 3
Ksp Mg(OH)2     = 4 (10-3) 3
                                  = 4 x 10-9
3.    Pengendapan
Hasil kali kelarutan yang terhitung merupakan hasil kali kelarutan pada larutan jenuh artinya terjadi kesetimbangan antara zat terlarut dengan endapannya.
Garam sukar larut :
       AxBy (s)             x Ay+ (aq)    +  y Bx- (aq)
Ksp AxBy =  [Ay+]x [Bx-]y 
[Ay+]x [Bx-]y = QC  ( hasil kali konsentrasi)
Jika  ;
QC  =  Ksp  (larutan tepat jenuh)
QC  <  Ksp  (larutan belum jenuh)
QC  >  Ksp  (larutan lewat jenuh, terjadi pengendapan)

Contoh 1
Apa yang terjadi jika 100 ml larutan NaCl 0,01 M ditambahkan ke dalam 100 ml larutan AgNO3 0,001,  Diketahui Ksp AgCl  = 1,44 x 10-9
Penyelesaian
Mol NaCl = V x M = 100 x 0,01 = 1 mmol
Mol AgNO3 = V x M = 100 x 0,001 = 0,1 mmol
Volume campiuran = 100 + 100 = 200 ml
Konsentrasi [Ag+] = [AgNO3] =
Konsentrasi [Cl-] = [NaCl] =
AgCl(s)                Ag+ (aq)     +   Cl-(aq)
[Ag+] [Cl-]  = (5 x 10-4) ( 5 x 10-3)
                          = 25 x 10-7
                    QC      = 2,5 x 10-8
[Ag+] [Cl-]   >  Ksp AgCl   1,44 x 10-9
QC  >  Ksp  (maka akan terjadi pengendapan AgCl)
 
Contoh 2
Diketahui Ksp Ca(OH)2 = 5 x 10-7. Berapakah pH larutan jenuh Ca(OH) 2 ?

Penyelesaian :
Misal kelarutan Ca(OH)2  = s
Reaksi  :      Ca(OH)2(s)                Ca2+(aq)  + 2 OH-(aq)
Kelarutan :          s                         s                     2 s

Ksp Ca(OH)2  = [Ca2+]2 [OH- ]2
                                  = s2 ( 2 s)2
                        Ksp Ca(OH)2     = 4 s3 


 

mol/liter
Dari persamaan reaksi [OH-] = 2 s
[OH-] = 2 (5 x 10-3) = 10 x– 10-3  = 10-2
pOH      = - log [OH-]
                        = - log (10-2) = - (-2 x log 10) = 2 x 1 = 2

pH + pOH = 14
pH = 14 – pOH
pH = 14 – 2 = 12

4.    Pengaruh ion senama terhadap kelarutan
Suatu senyawa sukar larut AgCl.
Dalam larutan jenuhnya endapan AgCl ada dalam kesetimbangan dengan ion-ionnya. :
AgCl(s)                Ag+ (aq)     +   Cl-(aq)
Jika dalam sistem itu suda ada ion sejenis misalnya ion Ag+, maka kelarutan AgCl akan terhambat, sehingga kelarutan AgCl makin kecil.
Hal ini sesuai dengan azas Le Chatelier,  adanya ion sejenis menambah konsentrasi ion tersebut sehingga kesetimbangan akan bergeser ke arah pembentukan endapan AgCl.
Contoh 1
Jika Ksp AgCl = 1 x 10-12
Hitunglah kelarutan AgCl dalam  :
a.       air murni
b.       larutan NaCl 0,001M
c.       larutan NaCl 0,01 M

Penyelesaian
Misal kelarutan AgCl adalah s mol/liter
Reaksi       :    AgCl(s)                Ag+ (aq)     +   Cl-(aq)
Kelarutan :           s                          s                       s
a.       kelarutan AgCl dalam air murni
Ksp = [Ag+] x [ C-l]
Kelarutan AgCl (s)   =
                                    =  mol/liter

b.       Kelarutan AgCl dalam NaCl 0,001 M
NaCl akan mengalami ionisasi :
             NaCl(s)                        Na+ (aq)     +   Cl-(aq)
                   0,001M                           0,001M           0,001M
  AgCl akan mengalami ionisasi :
            AgCl(s)                          Ag+ (aq)     +   Cl-(aq)
Kelarutan :     s                                s                       s
Konsntrasi ion Cl- dalam larutan = s + 0,001 M
Karena s sangat kecil maka diabaikan sehingga
[Cl- ] dalam larutan =  0,001 M = 10-3  M
[Ag] = s M
Ksp = [Ag+] x [ Cl- ]
1 x 10-12 = s x 10-3  
Kelarutan AgCl (s) =  mol/liter
c.       kelarutan AgCl dalam
NaCl akan mengalami ionisasi :
                      NaCl(s)                        Na+ (aq)     +   Cl-(aq)
                   0,01M                             0,01M              0,01M
        AgCl akan mengalami ionisasi :
                     AgCl(s)                          Ag+ (aq)     +   Cl-(aq)
Kelarutan :     s                                s                       s
Konsntrasi ion Cl- dalam larutan = s + 0,01 M
Karena s sangat kecil maka diabaikan sehingga
[Cl- ] dalam larutan =  0,01 M = 10-2  M
[Ag] = s mol/liter
Ksp = [Ag+] x [ Cl- ]
1 x 10-12 = s x 10-2  
Kelarutan AgCl (s) =  mol/liter
Berdasarkan perhitungan di atas maka kelarutan AgCl dalam air lebih besar dari pada dalam NaCl 0,001M.
Simpulan
Semakin besar konsentrasi ion sejenis semakin kecil kelarutan garam tersebut atau adanya ion sejenis akan memperkelcil kelarutan garam sukar larut.
 :




SOAL LATIHAN




1.              Diketahui tabel hasil kali kelarutan garam perak sebagai berikut :

Senyawa
Ksp
AgCl
2 x 10-10
AgBr
5 x 10-13
Ag2CO3
8 x 10-12
Ag2CrO4
6 x 10-13
Ag3PO4
1,8 x 10-18

Berdasarkan data di atas garam perak yang paling mudah larut adalah ….
a.         AgCl                                                       
b.         AgBr   
c.          Ag2CO3                                     
d.         Ag2CrO4
e.         Ag3PO4                                      Ebtanas  1989
2.              Hasil kali kelarutan AgCl dalam air adalah 1,2 x 10-10, Mr AgCl = 143,5. maka kelarutan AgCl dalam air adalah…
a.         143,5 x 1,2  x 10-10 gram/liter                         
b.         143,5 x 1,2  x 10-10 mol/liter                            
c.          143,5 x  gram/liter
d.         143,5 x  mol/liter 
e.          gram/liter     
3.              Jika pada 25ºC Ksp AgCl = 1,96 x 10-10, Ar Ag = 108 Cl = 35,5. Kelarutan perak klorida yang dinyatakan dalam gram per liter larutan pada suhu 25ºC adalah ….
a.         2,296 x 10-4                              
b.         2,009 x 10-4                                   
c.          1,720 x 10-4                              
d.         1,435 x 10-4
e.         2,090 x 10-5                               Ebtanas 1990
4.              Diketahu harga hasil kali kelarutan (Ksp) beberapa senyawa :
AgCl = 10-6                  Ag2CrO4  =  10-12         
Ag2S  = 10-49             Ag2CO3 = 10-11           
AgI = 10-16                                     
Di antara senyawa-senyawa tersebut yang paling sukar larut adalah ….        
a.         AgCl                                            
b.         Ag2CO3                                     
c.          Ag2S
d.         AgI                                                 
e.         Ag2CrO4                                    Ebtanas 1991
5.              Pada suhu tertentu kelarutan PbCl2 dalam air = 2,5 x 10-2 M, maka hasil kali kelarutan (Ksp) PbCl2 adalah…
a.         6,25 x 10-6                           
b.         6,25 x 10-5                                    
c.          6,25 x 10-4           
d.         7,25 x 10-4           
e.         7,50 x 10-4                                 Ebtanas 1992
6.              Larutan jenuh senyawa hidroksida suatu logam M(OH)3 mempunyai pH = 9.    Maka harga Ksp M(OH)3  adalah…..
a.         1,0 x 10-10                                           
b.          3,0 x 10-20                                   
c.          3,3 x 10-21
d.         3,0 x 10-36
e.         3,3 x 10-37                                 Ebtanas 1994
7.               Jika Ksp CaCO3 = 4,9 x 10-9 maka kelarutan garam tersebut dalam larutan Na2CO3  0,01 M adalah...
a.          7,0 x 10-5 mol/L
b.          7,0 x 10-3 mol/L
c.           7,0 x 10-7 mol/L
d.          4,9 x 10-7 mol/L
e.          4,9 x 10-11 mol/L
8.               Kelarutan CaF2 dalam air murni adalah 2 x 10-4 mol/L. Jika garam ini dilarutkan dalam larutan CaCl2 0,1M maka kelarutananya menjadi....
a.       2,0 x 10-3 mol/L
b.       2,0 x 10-5 mol/L
c.        3,2 x 10-10 mol/L
d.       8,0 x 10-11 mol/L
e.        3,2 x 10-12 mol/L
9.               Jika Ksp Mg(OH)2 = 3,2 x 10-11 maka larutan jenuh Mg(OH)2 mempunyai pH ....
a.        10 + log 4
b.        10 – log 4
c.        10 + log 2
d.        10 – log 2
e.        4 –  log 4
10.            Jika Ksp Ag2CO3 = 1,0 x 10-14 maka larutan jenuh Ag2CO3 dalam AgCl2 0,1 M adalah ...
a.       5,0 x 10-13 mol/L
b.      1,0 x 10-12 mol/L
c.       2,0 x 10-12 mol/L
d.      5,0 x 10-9 mol/L
e.      1,0 x 10-8 mol/L                                        UN 2008
11.            Berikut nilai Ksp beberapa senyawa
Ksp CaSO4 = 2,4 x 10-6
Ksp PbSO4 = 1,7 x 10-8
Ksp SrSO4 = 2,5 x 10-7
Ksp BaSO4 = 1,1 x 10-10
Ke dalam 4 tabung berisi masing-masing 100 mL larutan yang mengandung ion Ca2+ , Sr2+, Ba2+ dan Pb2+ dengan konsentrasi 1 x 10-4 M kemudian dicampurkan dengan larutan Na2SO4 0,001 M. Maka campuran yang menghasilkan garam sulfat beruapa endapan adalah....
a.        CaSO4 dan  SrSO4 
b.        SrSO4 dan  BaSO4 
c.        BaSO4 dan  PbSO4 
d.        CaSO4 dan  BaSO4 






Daftar Pustaka

Arsyad M, Natsir, 2001, Kamus Kimia;Arti dan Penjelasan istilah, Jakarta, Gramedia Pustaka

Depdiknas, 2004, Kompetensi Dasar Kimia untu SMA/MA, Jakarta, BNSP

Depdiknas, 2006, Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar SMA/MA, Jakarta, BNSP

Keenan, Charles W, et al. 2003. Kimia untuk Universitas,Edisi ke-6, Jilid 2 dan 2, Jakrta, Erlanngga.

Petrucci, Ralph H, 1999, Kimia Dasar 2, Jakarta, Erlangga.

Parning,dkk. 2007. Kimia 2. Jakarta, Yudhistira

Purba, Michael.2006. Kimia Untuk SMA Kelas XII. Jakrta. Erlangga

Sutresna, Nana, 1994.Kimiauntuk SMU. Bandung, Ganeça Exact.

Suyanto,dkk. 2007. Kimia untuk SMA/MA Kelas XI, Jakarta, Grasindo

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls