Monday, March 11, 2013

Atom Bohr

Teori Atom Bohr

Sebelum ditemukannya teori mekanika kuantum. Niels Bohr menyatakan struktur atom adalah nukleus yang dikelilingi oleh elektron pada orbit yang mempunyai momentum sudut kelipatan bulat dari h/2π tertentu. Sesuai dengan gambar berikut:


Gambar diatas adalah gambar struktur atom karbon menurut Niels Bohr. Menurut Bohr, konfigurasi elektron untuk atom karbon adalah (2,4) dengan 2 elektron di kulit K dan 4 elektron di kulit L.
Pernyataan Bohr dapat dirumuskan sebagai berikut:


Dengan: h = Tetapan Planck (6,636 x 10-34 J s-1)

Seperti yang kita ketahui bahwa elektron tersebut selalu berevolusi mengelilingi nukleusnya sehingga elektron tersebut memiliki energi kinetik dan energi potensial. Dengan perhitungan menemukan energi mekanik sebagai berikut:


Dengan Z = Nomor Atom, dan e = Muatan Elektron (1,6 x 10-19 C ), serta k adalah tetapan elektrostatik pada ruang vakum (9 x 109 N m2 C-2).
Dengan menyelesaikan persamaan diatas, maka didapat energi yang dibutuhkan elektron untuk bergerak mengelilingi nukleus adalah -13,6 eV (Elektron Volt).
Teori Foton
Elektron dapat bertransisi dari suatu kulit ke kulit lainnya dengan cara menyerap energi (Ke kulit lebih tinggi) atau melepas energi. Energi foton yang terlibat dalam transisi tersebut dapat dinyatakan dalam:


Dan Energi pada kulit tertentu setelah transisi dapat dinyatakan sebagai berikut:
Dengan f = Frekuensi (s), c = kecepatan cahaya di ruang vakum (3 x 108 m s-1), λ = Panjang gelombang (m), dan n = kulit atom.

Energi Transisi Foton dapat dinyatakan juga sebagai berikut:

Dengan R adalah Tetapan Rydberg (1,097 x 107 m-1)
Tetapi persamaan tersebut hanya berlaku untuk atom hidrogenik, yaitu atom atau ion yang hanya mempunyai 1 elektron.

No comments:

Post a Comment

Web hosting

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | cheap international calls